Panduan ATLAS.ti untuk Skripsi: Tutorial Dasar, Kapan Dipakai, Kesalahan Umum, dan Biaya Bimbingan
Panduan lengkap ATLAS.ti untuk skripsi: persiapan, 6 langkah dasar, kapan tepat dipakai, 4 kesalahan umum beserta solusinya, checklist, dan biaya bimbingan…
ATLAS.ti adalah aplikasi analisis kualitatif untuk mengode teks, gambar, audio, dan video serta menemukan hubungan antar tema. Panduan ini merangkum semua yang biasanya ditanyakan mahasiswa tentang ATLAS.ti: apa saja yang perlu disiapkan, langkah dasarnya, kapan ATLAS.ti tepat dipakai untuk skripsi, kesalahan yang sering terjadi, checklist sebelum bimbingan, sampai biaya bila Anda ingin didampingi.
Apa itu ATLAS.ti dan untuk apa dipakai di skripsi
ATLAS.ti adalah aplikasi analisis kualitatif untuk mengode teks, gambar, audio, dan video serta menemukan hubungan antar tema. Dalam konteks tugas akhir, ATLAS.ti paling sering dipakai untuk hal-hal berikut.
Pengodean multimedia
Mengode teks, gambar, audio, dan video.
Jaringan konsep
Menggambar hubungan antar kode.
Analisis lintas dokumen
Membandingkan tema antar narasumber.
Apa yang perlu disiapkan sebelum membuka ATLAS.ti
Persiapan yang rapi membuat pekerjaan di ATLAS.ti jauh lebih cepat dan mengurangi revisi. Pastikan hal-hal berikut sudah siap.
- Dokumen wawancara atau observasi
- Rancangan penelitian kualitatif
- ATLAS.ti terpasang
Langkah dasar memakai ATLAS.ti
Urutan berikut adalah alur kerja yang paling aman untuk pemula. Kerjakan berurutan dan simpan pekerjaan Anda di setiap tahap.
- Buat project dan tambahkan dokumen.
- Baca dan beri kode pada kutipan penting.
- Kelompokkan kode ke dalam Code Groups.
- Buat jaringan (network) untuk melihat hubungan antar kode.
- Gunakan Code-Document Table untuk membandingkan.
- Ekspor hasil untuk laporan.

Hasil yang perlu Anda baca dan catat
Hasil yang paling sering dibutuhkan dari ATLAS.ti adalah kode, kutipan, jaringan hubungan tema, dan tabel perbandingan. Catat nilai-nilai tersebut beserta pengaturan yang Anda pakai agar mudah dijelaskan saat bimbingan atau sidang.
Cara mencantumkannya di skripsi: Tampilkan jaringan kode dan kutipan di Bab IV.
Kapan ATLAS.ti tepat dipakai, dan kapan sebaiknya memakai software lain
NVivo juga umum dipakai, pilih sesuai lisensi dan kebiasaan pembimbing. Keputusan memilih software sebaiknya mengikuti rumusan masalah dan jenis data Anda, bukan sekadar kebiasaan di kampus. Kalau ragu, bandingkan dulu kebutuhan analisis Anda dengan kemampuan tiap software di daftar software dan harga.
4 kesalahan umum di ATLAS.ti dan cara mengatasinya
Banyak kendala di ATLAS.ti berulang dari satu mahasiswa ke mahasiswa lain. Mengenalinya lebih awal menghemat waktu dan mengurangi revisi.
| Masalah | Cara mengatasi |
|---|---|
| Kode terlalu banyak | Gabungkan kode serupa dalam grup. |
| Jaringan terlalu rumit | Batasi jumlah node pada satu gambar. |
| Dokumen tidak terbaca | Gunakan format yang didukung. |
| Kehilangan project | Simpan dan ekspor bundle secara berkala. |
Tips supaya pekerjaan lebih lancar
- Gunakan memo analitis.
- Beri nama kode yang jelas.
- Ekspor cadangan project.
Checklist sebelum menyerahkan ke pembimbing
Gunakan daftar ini sebagai pengecekan terakhir sebelum bimbingan atau sebelum meminta pendampingan.
- ☐ Dokumen wawancara atau observasi
- ☐ Rancangan penelitian kualitatif
- ☐ ATLAS.ti terpasang
- ☐ Buat project dan tambahkan dokumen.
- ☐ Baca dan beri kode pada kutipan penting.
- ☐ Kelompokkan kode ke dalam Code Groups.
- ☐ Gunakan memo analitis.
- ☐ Beri nama kode yang jelas.
- ☐ Ekspor cadangan project.
- ☐ Hasil utama (kode, kutipan, jaringan hubungan tema, dan tabel perbandingan) sudah dicatat dan bisa dijelaskan dengan bahasa sendiri.
Bimbingan ATLAS.ti via Zoom: alur, biaya, dan hasil yang didapat
Kalau Anda sudah mengikuti langkah di atas tetapi hasilnya belum sesuai, atau waktu Anda terbatas, pendampingan singkat biasanya lebih hemat daripada mencoba sendiri berulang kali. Layanan ini cocok untuk mahasiswa S1, S2, dan S3 yang memakai ATLAS.ti untuk skripsi, tesis, atau tugas kuliah, sudah punya bahan penelitian, dan ingin paham prosesnya, bukan sekadar menerima hasil.
- Konsultasi gratis lewat WhatsApp: ceritakan kebutuhan, tenggat, dan pedoman kampus.
- Estimasi waktu dan biaya diberikan sebelum pekerjaan dimulai, tanpa komitmen.
- Sesi pendampingan lewat Zoom: Anda menjalankan software, saya memandu langkahnya.
- Serah hasil dan revisi sesuai kesepakatan.
Biaya: Bimbingan ATLAS.ti via Zoom mulai Rp25.000 per sesi Zoom. Angka pasti bergantung pada durasi dan kerumitan kasus, dan selalu disampaikan di awal. Daftar harga semua layanan ada di halaman biaya, contoh hasil pengerjaan ada di portofolio.
Prinsip kerja: Skriptas membantu proses teknis, bukan menggantikan penulis. Isi, gagasan, dan hasil analisis tetap karya Anda, dan berkas Anda hanya dipakai untuk pengerjaan yang diminta.
Baca juga
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa yang perlu disiapkan sebelum memakai ATLAS.ti?
Dokumen wawancara atau observasi; Rancangan penelitian kualitatif; ATLAS.ti terpasang.
Kapan ATLAS.ti kurang cocok dan apa alternatifnya?
NVivo juga umum dipakai, pilih sesuai lisensi dan kebiasaan pembimbing.
Bagaimana mencantumkan hasil ATLAS.ti di skripsi?
Tampilkan jaringan kode dan kutipan di Bab IV.
Apakah Skriptas mengerjakan analisis saya atau saya yang mengerjakan sendiri?
Pada sesi bimbingan, Anda yang mengoperasikan ATLAS.ti di layar sendiri sambil saya memandu langkah, memeriksa asumsi, dan menjelaskan cara membaca hasil. Dengan begitu Anda bisa menjelaskannya sendiri saat bimbingan dan sidang.
Berapa biaya bimbingan ATLAS.ti via Zoom di Skriptas?
Bimbingan ATLAS.ti via Zoom mulai Rp25.000 per sesi Zoom. Estimasi pasti diberikan setelah konsultasi gratis lewat WhatsApp, sebelum pekerjaan dimulai.
Berapa lama prosesnya?
Satu sesi Zoom menyesuaikan kerumitan kasus dan disepakati di awal. Kasus sederhana biasanya selesai dalam satu sesi, kasus berlapis bisa memerlukan beberapa sesi.