Tutorial Jurnal Ilmiah 2: Memilih Topik dan Novelty Jurnal

Tutorial jurnal ilmiah bagian 2 dari 18: topik dan novelty jurnal. Langkah, contoh, kesalahan umum, dan pertanyaan yang sering diajukan penulis pemula.

Reviewer menilai artikel dari kebaruannya. Topik yang bagus bukan hanya menarik, tetapi punya celah yang belum dijawab penelitian lain.

Langkah-langkahnya

  1. Baca 15 sampai 30 artikel terbaru tentang topik Anda.
  2. Catat temuan, metode, objek, dan keterbatasan masing-masing.
  3. Cari celah: variabel belum diteliti, objek berbeda, metode berbeda, atau hasil yang bertentangan.
  4. Rumuskan satu kalimat novelty: "Berbeda dari penelitian X, studi ini ...".
  5. Pastikan data Anda memang bisa menjawab celah itu.

Contoh

Contoh novelty: "Studi sebelumnya meneliti kepuasan pelanggan di toko fisik; penelitian ini menguji pada marketplace dengan variabel kepercayaan sebagai mediasi."

Kesalahan yang sering terjadi

Seri tutorial jurnal ilmiah

Ini bagian 2 dari 18 seri tutorial membuat jurnal ilmiah secara bertahap, mulai dari memilih topik sampai menghadapi revisi reviewer. Lihat semua seri di halaman artikel. Pedoman tiap jurnal berbeda, jadi cocokkan selalu dengan Author Guidelines jurnal tujuan Anda.

Butuh bantuan?

Skriptas membantu merapikan naskah ke template jurnal, proofreading, sitasi, cek Turnitin, dan olah data lewat Zoom. Lihat daftar biaya dan contoh hasil di portofolio. Isi penelitian dan keputusan tetap milik Anda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah ganti lokasi sudah dihitung novelty?

Bisa, tetapi lemah. Lebih kuat bila disertai alasan teoretis atau variabel tambahan.

Di mana mencari artikel terbaru?

Google Scholar, Garuda, SINTA, dan Scopus; pakai filter tahun 5 tahun terakhir.

Apakah Skriptas bisa membantu topik dan novelty jurnal?

Bisa. Skriptas membantu merapikan format sesuai template jurnal, proofreading, sitasi, cek Turnitin, dan olah data. Isi penelitian tetap karya Anda. Konsultasi awal gratis lewat WhatsApp.