Tutorial Jurnal Ilmiah 17: Cek Plagiasi Sebelum Submit Jurnal
Tutorial jurnal ilmiah bagian 17 dari 18: cek plagiasi jurnal. Langkah, contoh, kesalahan umum, dan pertanyaan yang sering diajukan penulis pemula.
Banyak jurnal meminta bukti cek plagiasi sebelum naskah diproses. Memeriksa sendiri lebih dulu menghemat waktu.
Langkah-langkahnya
- Selesaikan naskah dan perbaiki sitasinya.
- Cek lewat Turnitin atau layanan sejenis.
- Lihat bagian yang mirip dan sumbernya.
- Parafrase dengan benar, tambah sitasi bila perlu.
- Pastikan referensi tidak dihitung berlebihan.
- Cek ulang hingga persentase di bawah batas jurnal.
- Simpan laporan sebagai bukti.
Contoh
Banyak jurnal menerima kemiripan di bawah 20-25%, tetapi batasnya berbeda; cek pedoman jurnal.
Kesalahan yang sering terjadi
- Hanya mengganti beberapa kata.
- Menyalin dari skripsi sendiri.
- Terlalu banyak kutipan langsung.
Seri tutorial jurnal ilmiah
Ini bagian 17 dari 18 seri tutorial membuat jurnal ilmiah secara bertahap, mulai dari memilih topik sampai menghadapi revisi reviewer. Lihat semua seri di halaman artikel. Pedoman tiap jurnal berbeda, jadi cocokkan selalu dengan Author Guidelines jurnal tujuan Anda.
Butuh bantuan?
Skriptas membantu merapikan naskah ke template jurnal, proofreading, sitasi, cek Turnitin, dan olah data lewat Zoom. Lihat daftar biaya dan contoh hasil di portofolio. Isi penelitian dan keputusan tetap milik Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Skriptas melayani cek Turnitin?
Ya, Skriptas menyediakan layanan cek Turnitin. Lihat daftar biaya di halaman utama.
Berapa persen aman?
Tidak ada angka tunggal; ikuti batas jurnal atau kampus Anda.
Apakah Skriptas bisa membantu cek plagiasi jurnal?
Bisa. Skriptas membantu merapikan format sesuai template jurnal, proofreading, sitasi, cek Turnitin, dan olah data. Isi penelitian tetap karya Anda. Konsultasi awal gratis lewat WhatsApp.