Tutorial Jurnal Ilmiah 16: Mengubah Skripsi Menjadi Artikel Jurnal
Tutorial jurnal ilmiah bagian 16 dari 18: mengubah skripsi menjadi jurnal. Langkah, contoh, kesalahan umum, dan pertanyaan yang sering diajukan penulis pemula.
Skripsi bisa dipadatkan menjadi artikel jurnal. Prinsipnya memilih satu temuan utama dan menulisnya dengan struktur IMRaD yang ringkas.
Langkah-langkahnya
- Pilih satu temuan utama yang paling kuat.
- Potong Bab I-II menjadi Pendahuluan 600 sampai 900 kata.
- Padatkan Bab III menjadi Metode yang ringkas.
- Ambil tabel inti dari Bab IV dan buang yang berlebihan.
- Tulis ulang pembahasan lebih tajam, dengan sitasi terbaru.
- Sesuaikan dengan template jurnal.
- Cek kemiripan dengan skripsi dan hindari menyalin utuh.
Contoh
Skripsi 90 halaman biasanya dipadatkan menjadi artikel 10 sampai 12 halaman.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menyalin skripsi apa adanya.
- Memuat semua bab.
- Tidak memperbarui referensi.
Seri tutorial jurnal ilmiah
Ini bagian 16 dari 18 seri tutorial membuat jurnal ilmiah secara bertahap, mulai dari memilih topik sampai menghadapi revisi reviewer. Lihat semua seri di halaman artikel. Pedoman tiap jurnal berbeda, jadi cocokkan selalu dengan Author Guidelines jurnal tujuan Anda.
Butuh bantuan?
Skriptas membantu merapikan naskah ke template jurnal, proofreading, sitasi, cek Turnitin, dan olah data lewat Zoom. Lihat daftar biaya dan contoh hasil di portofolio. Isi penelitian dan keputusan tetap milik Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah tidak dianggap plagiasi diri sendiri?
Skripsi umumnya diperbolehkan menjadi dasar artikel, tetapi sebutkan asalnya sesuai kebijakan jurnal.
Bagaimana dengan nama pembimbing?
Biasanya pembimbing dicantumkan sebagai penulis bersama, sesuai kesepakatan.
Apakah Skriptas bisa membantu mengubah skripsi menjadi jurnal?
Bisa. Skriptas membantu merapikan format sesuai template jurnal, proofreading, sitasi, cek Turnitin, dan olah data. Isi penelitian tetap karya Anda. Konsultasi awal gratis lewat WhatsApp.