Tutorial Jurnal Ilmiah 12: Sitasi Jurnal dengan Mendeley
Tutorial jurnal ilmiah bagian 12 dari 18: sitasi jurnal dengan Mendeley. Langkah, contoh, kesalahan umum, dan pertanyaan yang sering diajukan penulis pemula.
Setiap jurnal punya gaya sitasi sendiri (APA, IEEE, Vancouver). Pengelola referensi menjaga formatnya konsisten.
Langkah-langkahnya
- Cek gaya sitasi di pedoman jurnal.
- Instal Mendeley dan plugin Word.
- Impor artikel (PDF atau DOI) ke pustaka Mendeley.
- Sisipkan sitasi lewat plugin saat menulis.
- Pilih gaya sitasi yang sesuai di Mendeley.
- Buat daftar pustaka otomatis dan periksa satu per satu.
- Pastikan semua sumber di teks ada di daftar pustaka.
Contoh
Contoh APA: Gefen, D., Karahanna, E., & Straub, D. (2003). Trust and TAM in online shopping. MIS Quarterly, 27(1), 51-90.
Kesalahan yang sering terjadi
- Format campur aduk.
- Metadata dari Mendeley salah dan tidak dicek.
- Sumber tidak terindeks.
Seri tutorial jurnal ilmiah
Ini bagian 12 dari 18 seri tutorial membuat jurnal ilmiah secara bertahap, mulai dari memilih topik sampai menghadapi revisi reviewer. Lihat semua seri di halaman artikel. Pedoman tiap jurnal berbeda, jadi cocokkan selalu dengan Author Guidelines jurnal tujuan Anda.
Butuh bantuan?
Skriptas membantu merapikan naskah ke template jurnal, proofreading, sitasi, cek Turnitin, dan olah data lewat Zoom. Lihat daftar biaya dan contoh hasil di portofolio. Isi penelitian dan keputusan tetap milik Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mendeley atau Zotero?
Keduanya baik. Pilih yang nyaman dan konsisten; keduanya mendukung ribuan gaya sitasi.
Berapa referensi di artikel jurnal?
Umumnya 20 sampai 40, mayoritas dari 5 tahun terakhir.
Apakah Skriptas bisa membantu sitasi jurnal dengan Mendeley?
Bisa. Skriptas membantu merapikan format sesuai template jurnal, proofreading, sitasi, cek Turnitin, dan olah data. Isi penelitian tetap karya Anda. Konsultasi awal gratis lewat WhatsApp.