Tutorial Jurnal Ilmiah 13: Template Jurnal dan Format Penulisan

Tutorial jurnal ilmiah bagian 13 dari 18: template jurnal. Langkah, contoh, kesalahan umum, dan pertanyaan yang sering diajukan penulis pemula.

Banyak artikel ditolak di awal karena format tidak sesuai template. Mengikuti template dengan cermat menghemat waktu revisi.

Langkah-langkahnya

  1. Unduh template resmi dari situs jurnal.
  2. Tempelkan teks ke dalam template, jangan membuat format sendiri.
  3. Gunakan style yang sudah ada di template (judul, subjudul, isi).
  4. Cocokkan ukuran kertas, margin, font, dan jumlah kolom.
  5. Format tabel dan gambar sesuai contoh.
  6. Periksa jumlah kata dan halaman.
  7. Simpan sebagai .docx dan PDF bila diminta.

Contoh

Hampir semua jurnal menyediakan template Word di halaman "Author Guidelines".

Kesalahan yang sering terjadi

Seri tutorial jurnal ilmiah

Ini bagian 13 dari 18 seri tutorial membuat jurnal ilmiah secara bertahap, mulai dari memilih topik sampai menghadapi revisi reviewer. Lihat semua seri di halaman artikel. Pedoman tiap jurnal berbeda, jadi cocokkan selalu dengan Author Guidelines jurnal tujuan Anda.

Butuh bantuan?

Skriptas membantu merapikan naskah ke template jurnal, proofreading, sitasi, cek Turnitin, dan olah data lewat Zoom. Lihat daftar biaya dan contoh hasil di portofolio. Isi penelitian dan keputusan tetap milik Anda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Skriptas bisa merapikan format jurnal?

Bisa. Skriptas merapikan naskah ke template jurnal, termasuk style, tabel, dan sitasi.

Berapa halaman standar?

Sesuai jurnal; umumnya 8 sampai 15 halaman.

Apakah Skriptas bisa membantu template jurnal?

Bisa. Skriptas membantu merapikan format sesuai template jurnal, proofreading, sitasi, cek Turnitin, dan olah data. Isi penelitian tetap karya Anda. Konsultasi awal gratis lewat WhatsApp.