Cara Sitasi di Kajian Pustaka: Panduan Bab II
Cara menulis sitasi kajian pustaka pada skripsi: langkah, contoh, kesalahan yang sering muncul, dan pertanyaan umum yang sering diajukan mahasiswa.
Sitasi yang benar membuat kajian pustaka kredibel dan terhindar dari plagiasi. Gaya yang paling umum di skripsi adalah APA.
Langkah menulisnya
- Pilih gaya sitasi sesuai pedoman kampus (APA, Harvard, IEEE, Vancouver).
- Gunakan parafrase, bukan menyalin kalimat sumber.
- Tulis sitasi dalam teks dengan format (Penulis, Tahun) atau Penulis (Tahun).
- Untuk kutipan langsung, tambahkan nomor halaman.
- Pakai pengelola referensi seperti Mendeley atau Zotero agar konsisten.
- Cocokkan semua sitasi dalam teks dengan daftar pustaka.
Contoh
Contoh APA: Menurut Robbins dan Judge (2017), kepuasan kerja adalah perasaan positif terhadap pekerjaan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Sitasi ada di teks tetapi tidak ada di daftar pustaka.
- Format campur aduk.
- Menyalin tanpa parafrase.
- Mengutip dari blog tanpa sumber ilmiah.
Posisinya dalam skripsi
Bagian ini berada di Bab II. Susunan dan istilah dapat berbeda antarkampus, jadi cocokkan selalu dengan buku pedoman fakultas dan arahan dosen pembimbing. Lihat juga artikel lain tentang struktur skripsi.
Butuh bantuan?
Skriptas membantu merapikan format dan penomoran, proofreading, sitasi, olah data lewat Zoom, dan desain PPT sidang. Lihat daftar biaya dan contoh hasil di portofolio. Isi penelitian dan keputusan tetap milik Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Mendeley wajib?
Tidak wajib, tetapi sangat membantu menjaga format tetap konsisten.
Bagaimana mengutip sumber dari sumber lain?
Gunakan "dalam" atau "as cited in", tetapi usahakan membaca sumber aslinya.
Apakah Skriptas bisa membantu sitasi kajian pustaka?
Bisa. Skriptas membantu merapikan format, proofreading, sitasi, olah data, dan desain PPT sidang. Isi penelitian tetap karya Anda. Konsultasi awal gratis lewat WhatsApp.