Grand Theory dalam Skripsi: Panduan Bab II

Cara menulis grand theory pada skripsi: langkah, contoh, kesalahan yang sering muncul, dan pertanyaan umum yang sering diajukan mahasiswa.

Grand theory adalah teori besar dan paling umum yang menjadi payung seluruh penelitian Anda. Teori ini menjelaskan fenomena secara luas dan biasanya sudah mapan.

Langkah menulisnya

  1. Cari teori yang menaungi variabel utama Anda (misalnya Theory of Planned Behavior untuk perilaku, Resource Based View untuk strategi perusahaan).
  2. Baca sumber primer (karya pencetus teori) dan jurnal yang memakainya.
  3. Tuliskan inti teori dengan bahasa Anda sendiri, lengkap dengan sitasi.
  4. Jelaskan mengapa teori itu relevan dengan topik Anda.
  5. Hubungkan ke teori yang lebih spesifik (middle range dan applied theory).

Contoh

Contoh: skripsi tentang niat membeli produk ramah lingkungan dapat memakai Theory of Planned Behavior (Ajzen) sebagai grand theory.

Kesalahan yang sering terjadi

Posisinya dalam skripsi

Bagian ini berada di Bab II. Susunan dan istilah dapat berbeda antarkampus, jadi cocokkan selalu dengan buku pedoman fakultas dan arahan dosen pembimbing. Lihat juga artikel lain tentang struktur skripsi.

Butuh bantuan?

Skriptas membantu merapikan format dan penomoran, proofreading, sitasi, olah data lewat Zoom, dan desain PPT sidang. Lihat daftar biaya dan contoh hasil di portofolio. Isi penelitian dan keputusan tetap milik Anda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah semua skripsi wajib punya grand theory?

Tidak semua. Banyak kampus meminta, terutama jenjang yang menekankan landasan teori. Tanyakan kepada pembimbing.

Berapa grand theory yang dipakai?

Biasanya satu sampai dua yang paling relevan.

Apakah Skriptas bisa membantu grand theory?

Bisa. Skriptas membantu merapikan format, proofreading, sitasi, olah data, dan desain PPT sidang. Isi penelitian tetap karya Anda. Konsultasi awal gratis lewat WhatsApp.