Populasi, Sampel, dan Teknik Sampling: Panduan Bab III

Cara menulis populasi dan sampel pada skripsi: langkah, contoh, kesalahan yang sering muncul, dan pertanyaan umum yang sering diajukan mahasiswa.

Populasi adalah keseluruhan objek yang diteliti, sampel adalah bagian yang benar-benar diambil datanya. Teknik sampling menentukan bagaimana sampel dipilih.

Langkah menulisnya

  1. Tentukan populasi: siapa, di mana, kapan.
  2. Hitung jumlah populasi bila diketahui.
  3. Tentukan rumus ukuran sampel (Slovin, Krejcie-Morgan, Lemeshow, atau aturan jumlah indikator).
  4. Pilih teknik: probability (simple random, stratified) atau non-probability (purposive, snowball, accidental).
  5. Tulis kriteria inklusi dan eksklusi.
  6. Hitung dan tuliskan jumlah sampel akhir.

Contoh

Contoh rumus Slovin: n = N / (1 + N x e²). Bila N = 500 dan e = 5%, maka n = 500 / (1 + 500 x 0,0025) = 222,2 ≈ 223 responden.

Kesalahan yang sering terjadi

Posisinya dalam skripsi

Bagian ini berada di Bab III. Susunan dan istilah dapat berbeda antarkampus, jadi cocokkan selalu dengan buku pedoman fakultas dan arahan dosen pembimbing. Lihat juga artikel lain tentang struktur skripsi.

Butuh bantuan?

Skriptas membantu merapikan format dan penomoran, proofreading, sitasi, olah data lewat Zoom, dan desain PPT sidang. Lihat daftar biaya dan contoh hasil di portofolio. Isi penelitian dan keputusan tetap milik Anda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan memakai purposive sampling?

Saat Anda memilih responden dengan kriteria tertentu, umum di penelitian kualitatif dan sebagian kuantitatif.

Rumus Slovin masih relevan?

Masih banyak dipakai, tetapi pastikan sesuai dengan pedoman kampus dan jenis analisis.

Apakah Skriptas bisa membantu populasi dan sampel?

Bisa. Skriptas membantu merapikan format, proofreading, sitasi, olah data, dan desain PPT sidang. Isi penelitian tetap karya Anda. Konsultasi awal gratis lewat WhatsApp.