Teknik Pengumpulan Data: Panduan Bab III
Cara menulis teknik pengumpulan data pada skripsi: langkah, contoh, kesalahan yang sering muncul, dan pertanyaan umum yang sering diajukan mahasiswa.
Bagian ini menerangkan bagaimana data Anda dikumpulkan: kuesioner, wawancara, observasi, dokumentasi, atau tes.
Langkah menulisnya
- Sebutkan teknik yang dipakai untuk tiap jenis data.
- Jelaskan alasan memilih teknik itu.
- Jelaskan prosedur: siapa, kapan, di mana, bagaimana.
- Sebutkan alat bantu (Google Form, perekam suara, lembar observasi).
- Jelaskan perizinan dan etika (persetujuan responden, kerahasiaan).
Contoh
Contoh: "Data primer dikumpulkan melalui kuesioner Google Form yang dibagikan ke 120 karyawan pada 1-14 Maret 2026 setelah izin dari bagian SDM."
Kesalahan yang sering terjadi
- Prosedur tidak jelas.
- Tidak menyebut izin atau etika.
- Teknik tidak cocok dengan jenis data.
Posisinya dalam skripsi
Bagian ini berada di Bab III. Susunan dan istilah dapat berbeda antarkampus, jadi cocokkan selalu dengan buku pedoman fakultas dan arahan dosen pembimbing. Lihat juga artikel lain tentang struktur skripsi.
Butuh bantuan?
Skriptas membantu merapikan format dan penomoran, proofreading, sitasi, olah data lewat Zoom, dan desain PPT sidang. Lihat daftar biaya dan contoh hasil di portofolio. Isi penelitian dan keputusan tetap milik Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda data primer dan sekunder?
Primer dikumpulkan sendiri langsung dari sumber, sekunder berasal dari dokumen atau data pihak lain.
Perlu surat izin penelitian?
Biasanya ya, terutama jika meneliti di instansi atau sekolah.
Apakah Skriptas bisa membantu teknik pengumpulan data?
Bisa. Skriptas membantu merapikan format, proofreading, sitasi, olah data, dan desain PPT sidang. Isi penelitian tetap karya Anda. Konsultasi awal gratis lewat WhatsApp.