Tujuan dan Manfaat Penelitian: Panduan Bab I

Cara menulis tujuan dan manfaat penelitian pada skripsi: langkah, contoh, kesalahan yang sering muncul, dan pertanyaan umum yang sering diajukan mahasiswa.

Tujuan penelitian menjawab apa yang ingin dicapai, sedangkan manfaat menjelaskan siapa yang diuntungkan. Keduanya harus selaras dengan rumusan masalah.

Langkah menulisnya

  1. Salin tiap rumusan masalah, lalu ubah menjadi kalimat tujuan dengan kata kerja seperti "mengetahui", "menganalisis", atau "mendeskripsikan".
  2. Pastikan jumlah dan urutan tujuan sama dengan rumusan masalah.
  3. Tulis manfaat teoretis: kontribusi untuk pengembangan ilmu atau penelitian selanjutnya.
  4. Tulis manfaat praktis: siapa yang memakai hasilnya (sekolah, perusahaan, pembuat kebijakan, mahasiswa lain).
  5. Hindari janji berlebihan yang tidak bisa dibuktikan penelitian Anda.

Contoh

Rumusan: "Apakah X berpengaruh terhadap Y?" → Tujuan: "Untuk mengetahui pengaruh X terhadap Y."

Kesalahan yang sering terjadi

Posisinya dalam skripsi

Bagian ini berada di Bab I. Susunan dan istilah dapat berbeda antarkampus, jadi cocokkan selalu dengan buku pedoman fakultas dan arahan dosen pembimbing. Lihat juga artikel lain tentang struktur skripsi.

Butuh bantuan?

Skriptas membantu merapikan format dan penomoran, proofreading, sitasi, olah data lewat Zoom, dan desain PPT sidang. Lihat daftar biaya dan contoh hasil di portofolio. Isi penelitian dan keputusan tetap milik Anda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah manfaat harus dibagi teoretis dan praktis?

Umumnya ya dan paling aman. Beberapa kampus juga meminta manfaat bagi peneliti.

Boleh tujuan lebih banyak dari rumusan masalah?

Sebaiknya tidak. Setiap tujuan harus punya rumusan yang menjadi sumbernya.

Apakah Skriptas bisa membantu tujuan dan manfaat penelitian?

Bisa. Skriptas membantu merapikan format, proofreading, sitasi, olah data, dan desain PPT sidang. Isi penelitian tetap karya Anda. Konsultasi awal gratis lewat WhatsApp.